Posts

Showing posts with the label Cerpen

Mendung

Terlalu banyak emosi disini, tepat di atas kerongkongan. Aku mengandai andai terlalu banyak untuk meredakan kekesalan ini. Terlalu banyak. Aku muak. Sudah! Kamu tau, aku sudah menggunakan berbagai cara. Tetap saja, tidak ada yang berhasil. Apa?? Kamu meremehkan ku? Aku pikir kamu yang paling tau kemampuanku. Hah, aku malas berdebat denganmu hari ini. Masalahku sudah terlalu banyak untuk ku urusi. Cuaca juga sedang tidak bagus. Aku tidak menyalahkan mendung atau hujan. Hanya kesal saja. Biasanya aku bisa berlama-lama menunggui hujan dan memikirkan banyak hal sedih atau menyenangkan. Tapi kali ini, hanya kesal. Aku kesal karena kesal terus menerus. Hei, ayolah. Bukankah kamu terlalu banyak bicara pada seorang yang sedang mengomel. Ini tidak asik. Aku pulang dulu sajalah.

Raja di Sarang Laba-laba (1)

"Apa yang harus aku lakukan untuk menghancurkannya? Bagaimana cara membuat dia takut Tuhan?" Pikiran-pikiran semacam itu terus berputar di otak ku. Sudah setengah galon aku meminum air berlogo tetes air warna biru malam ini. Panas. Keringat membanjiri lantai. Aku sudah tak pakai baju dari tadi. Kipas angin 12 inch berdecit-decit tiap kali kepalanya berputar. Memang apa yang mau aku harapkan dari kipas angin rongsok peninggalan penghuni lama kosan tua ini. Aku ingat, model kipas ini persis yang sda di kamar mbah Buyut dulu. Persis. Bagaimana aku bisa lupa, kipas yang sempat di lemparkan ke tubuh Bapak yang berdiri di pintu kamar mbah Buyut. Aku tak tahu pasti apa penyebabnya kipas sebesar 12 inch itu bisa di layangkan begitu saja saat aku tengah makan siang di depan televisi. Entahlah, usiaku baru 8 tahun saat itu, dan aku tipe anak yang tidak peduli urusan apapun selain lauk makan siang yang tidak cocok dengan ku. Aku juga tidak berniat mencari tau masalah-masalah lama. Aku ...